Nasional
Beranda » Berita » Bapanas Jamin Stok Pangan Surplus: 4 Juta Ton Beras Siap Sambut Ramadan

Bapanas Jamin Stok Pangan Surplus: 4 Juta Ton Beras Siap Sambut Ramadan

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman dalam sebuah kesempatan (Istimewa/INFOBERGIZI.NET)
Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman dalam sebuah kesempatan (Istimewa/INFOBERGIZI.NET)

INFOBERGIZI.NET — Hanya dalam hitungan hari menjelang bulan suci Ramadan, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajaran kabinetnya untuk memastikan harga dan ketersediaan pangan strategis tetap terkendali terutama di wilayah-wilayah yang baru saja dilanda bencana.

Instruksi tegas itu disampaikan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam konferensi pers Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang digelar di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Selasa (11/2/2026).

“Bapak Presiden tidak ragu-ragu memberikan semua yang diperlukan kepada warga, sesegera mungkin. Kini satu minggu menjelang Ramadan, beliau ingin memastikan harga dan ketersediaan bahan pokok—terutama di daerah terdampak bencana—benar-benar ada dan terjangkau,” ujar Teddy.

Tak hanya perintah, pemerintah juga menyodorkan data. Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menyebut stok pangan nasional dalam kondisi sangat aman.

“Stok cadangan beras pemerintah sekarang 3,4 juta ton. Akhir bulan bisa 3,8 juta ton, Maret bahkan menuju 4 juta ton. Bantuan pangan juga kita percepat. SK penugasan sudah keluar,” kata Amran di Istana Negara, Jakarta, hari yang sama.

Prabowo Bertahan di Jalan MBG: “Daripada Uang Dikorupsi, Lebih Baik Rakyat Bisa Makan”

Catatan Bapanas per 11 Februari 2026 menunjukkan total beras yang dikelola Perum Bulog berada di angka 3,41 juta ton.

Namun yang lebih mencengangkan adalah lonjakan serapan beras domestik.

Realisasi serapan Bulog hari ini mencapai 240,4 ribu ton setara beras—melonjak lebih dari 500 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, yang hanya 38,7 ribu ton.

Amran tak hanya bicara beras, dengan nada optimis, ia menjamin seluruh 12 bahan pokok strategis dalam kondisi surplus hingga Lebaran.

“Semua cukup mulai dari minyak goreng, beras, bawang merah, dan lainnya. Bahkan beberapa komoditas sudah swasembada dan kita ekspor. Yang impor pun stoknya aman. Lebih dari cukup hingga Idulfitri,” tegasnya.

104 Dapur MBG di Kepri Kantongi Sertifikat Laik Higiene, Operasional Tetap Berjalan Mulus

Pernyataan itu menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah tak hanya bersiap, tetapi sudah bergerak di depan.

Dengan stok melimpah dan distribusi yang dipercepat, Ramadan tahun ini diharapkan tidak lagi diiringi kekhawatiran akan harga pangan yang meroket.

Apalagi di tengah upaya pemulihan pascabencana, kepastian pangan menjadi fondasi utama agar masyarakat bisa menjalani ibadah dengan tenang. Pemerintah tampaknya tidak ingin mengambil risiko.**

× Advertisement
× Advertisement