Nasional
Beranda » Berita » “Lima Ratus Ribu Ton Daging dan Jutaan Lapangan Kerja: Proyek Raksasa Hilirisasi Ayam Indonesia Dimulai di Enam Provinsi”

“Lima Ratus Ribu Ton Daging dan Jutaan Lapangan Kerja: Proyek Raksasa Hilirisasi Ayam Indonesia Dimulai di Enam Provinsi”

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda (Dok.PKH/IFOBERGIZI.NET)
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda (Dok.PKH/IFOBERGIZI.NET)

INFOBERGIZI.NET –  Pemerintah Indonesia melalui Danantara mengawali babak baru swasembada pangan dengan melaksanakan groundbreaking pengembangan hilirisasi ayam terintegrasi pertama di enam provinsi. Ini bukan sekadar proyek pembangunan kandang, melainkan revolusi ekosistem peternakan nasional yang menyinergikan rantai pasok dari hulu hingga hilir.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan perintah langsung Menteri Pertanian sebagai langkah strategis negara. “Hilirisasi ayam terintegrasi ini dirancang untuk menjamin swasembada protein yang berkelanjutan, merata, dan benar-benar berpihak pada peternak rakyat,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (7/2/2026).

Tahap pertama dimulai dengan groundbreaking di enam lokasi strategis: Malang (Jawa Timur), Bone (Sulawesi Selatan), Gorontalo Utara (Gorontalo), Paser (Kalimantan Timur), Sumbawa (NTB), dan Lampung Selatan (Lampung). Keenam titik ini merupakan pionir dari total 30 lokasi yang akan dikembangkan secara nasional.

Dampak proyek ini diproyeksikan sangat besar. Produksi nasional akan bertambah 1,5 juta ton daging ayam dan 1 juta ton telur per tahun. Lebih dari itu, akan tercipta 1,46 juta lapangan kerja baru dengan peningkatan pendapatan bruto peternak mencapai Rp81,5 triliun per tahun.

Dari sisi sosial, pasokan protein ini akan menjadi tulang punggung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), mendukung sekitar 82,9 juta penerima manfaat. Keberadaan proyek ini juga diharapkan berkontribusi signifikan dalam penurunan angka stunting dan kemiskinan.

Prabowo Bertahan di Jalan MBG: “Daripada Uang Dikorupsi, Lebih Baik Rakyat Bisa Makan”

“Kementan memberikan dukungan penuh. Program ini adalah instrumen kunci untuk pemerataan produksi, stabilisasi harga, dan kepastian pasokan, terutama untuk mendukung MBG,” tegas Agung. Kebutuhan MBG sendiri diperkirakan membutuhkan tambahan 1,1 juta ton daging ayam dan 774 ribu ton telur per tahun.

Ekosistem yang dibangun sangat komprehensif, mencakup:

· Rantai Hulu: Pembibitan (GPS, PS, FS), pakan berbasis bahan lokal, dan kesehatan hewan.
· Rantai Hilir: Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU) dengan cold chain, pengolahan produk, serta logistik dan pemasaran.

Dukungan pembiayaan juga masif. Pemerintah menyiapkan dukungan investasi sekitar Rp20 triliun dari Danantara dan akses KUR hingga Rp50 triliun untuk peternak dan koperasi, termasuk melalui skema Koperasi Desa Merah Putih.

Groundbreaking ini diresmikan langsung oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala BPI Danantara, Rosan Roeslani. Dalam sambutannya, Rosan menyatakan bahwa Danantara saat ini mendukung enam proyek hilirisasi strategis senilai 7 miliar dolar AS yang menjadi prioritas Presiden.

104 Dapur MBG di Kepri Kantongi Sertifikat Laik Higiene, Operasional Tetap Berjalan Mulus

“Proyek hilirisasi selalu menjadi prioritas Bapak Presiden. Karena itu percepatan terus dilakukan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh ekonomi masyarakat,” kata Rosan. Ia meyakini, dengan konsistensi kebijakan dan kolaborasi semua pihak, hilirisasi akan menjadi kunci menuju Indonesia yang makmur dan sejahtera.

× Advertisement
× Advertisement